Top 10 Mistakes in Web Design

Merasa punya website OK??? 
tunggu dulu... biar lebih yakin ayoo kita cek 'Top 10 Mistakes in Web Design'

tulisan ini berisi bahasan  Top 10 Mistakes in Web Design (http://www.useit.com/alertbox/9605.html) beserta contoh-contoh kesalahan yang saya temukan pada beberapa website.

1. Bad Search
Saya mencoba melakukan pencarian pada situs www.go2.com  dengan dua kata kunci (untuk lokasi Near: Boston MA 02216). Pertama, saya mencoba  mengetikkan  kata ‘biber’  dengan harapan bahwa  ada suggestion  atau related topics yang berhubungan dengan ‘bieber’ atau  ‘justin bieber’ serta hal lainnya yang berhubungan dengan kata kunci yang diketikkan. 
Ternyata dari hasil pencarian pada situs tersebut, tidak ditemukan suggestion  atau related topics yang diharapkan. Hasil pencarian hanya berupa  informasi yang berisi kata ‘biber’, sama sekali tidak berhubungan dengan yang saya harapkan. Kedua, saya memasukkan kata kunci  ‘bieber’ yang memang penulisan sebenarnya, dan menemukan banyak informasi yang saya harapkan, yaitu artikel yang berhubungan dengan ‘justin bieber’.
Dalam situs pencarian tersebut hanya terdapat kategori hasil pencarian, tidak ditemukan suggestion  atau related topics yang justru sangat membantu jika user  melakukan kesalahan dalam pengetikkan kata kunci.  Untuk interface sendiri, ukuran text box serta search button sudah sesuai, akses pencarian tidak berupa link yang akan menghubungkan ke halaman pencarian tersendiri  atau search page. Jadi, fungsi pencarian dalam situs ini tidak membatu user yang tidak teliti dalam mengetikkan kata kunci.
2. PDF Files for Online Reading
Dalam permasalahan ketidaknyamanan membaca file PDF secara online, beberapa browser yang tidak didukung dengan kemampuan membuka file PDF, dapat memberikan ketidaknyamanan user saat melakukan browsing, dan pada akhirnya browser gagal membuka file PDF tersebut, dan muncul command seperti ini :
Untuk browser  yang  mendukung  file PDF memang tidak bermasalah, dan dapat langsung membuka file tersebut meskipun terdapat waiting time beberapa detik sampai file terbuka sepenuhnya. Hal ini saya alami saat membuka situs  www.savestreetchild.org  Saat mengklik ‘Download Konsep Program’

Pada hakikatnya, PDF files tidak disarankan untuk membaca online, namun  disarankan untuk dicetak karena jika menggunakan browser yang tidak mendukung  dapat mengurangi kenyamanan dalam menjelajahi situs saat membuka link yang langsung menghubungkan ke halaman PDF.

3. Not Changing the Color of Visited Links
Berikut adalah kesalahan pada web design yang memang sering saya temukan di banyak situs, terutama situs-situs e-commerce yang saya kunjungi. Sekilas memang tidak terlalu mencolok, namun ketika sudah melakukan pencarian dan menemukan banyak halaman yang memiliki judul hampir mirip kadang saya bingung, mana halaman yang sudah saya kunjungi, dan hal tersebut  membuat saya membuka dua kali halaman yang sama, padahal hal tersebut tidak diinginkan karena cukup membuang waktu penjelajahan.  Hal tersebut yang pernah saya alami ketika membuka situs www.kaskus.us  di  Forum Jual/Beli Kaskus. Ketika mengetikkan kata kunci ‘hardisk external’  banyak sekali  thread  dengan judul yang berkaitan dengan  ‘hardisk external’ . Ketika saya klik halaman tersebut, kemudian meng-klik tombol back  pada web browser, tidak ada tanda atau perubahan warna pada judul halaman web yang saya kunjungi.  
Untuk user yang terbiasa menjelajahi  Kaskus,  kesalahan ini diminimalisir dengan  adanya tanggal kapan thread tersebut di posting. Namun, untuk first user pasti akan  terasa  memusingkan dalam penjelajahan karena tidak begitu memperhatikan hal lain selain judul thread.  Jadi, perubahan  warna sebagai tanda pada halaman yang sudah dikunjungi  sangat diharapkan user untuk memudahkan penjelajahan web.
  
4. Non-Scannable Text
Jika membuka website ini, pasti membuat user  ingin menutup tab yang sedang ia buka. Membosankan dan membingungkan , itulah yang saya rasakan saat pertama kali membuka situs www.komisihukum.go.id , ukuran font , warna serta huruf kapital yang terlalu banyak membuat pandangan tidak nyaman. Ukuran font pada judul artikel sama dengan ukuran font penjelasan artikelnya, sehingga membuat tidak nyaman untuk dibaca.

5. Fixed Font Size
Web yang satu ini memiliki ukuran font mini  pada menu utamanya yang memang tidak mendukung untuk orang dengan usia lanjut (diatas 40 tahun).  Cukup menyakitkan mata jika dibaca oleh pengguna usia lanjut. Situs ini memberikan titik berat pada tampilan bagian recent blog post, sementara menu utama seperti forum, komunitas,  gallery tidak begitu diperlihatkan secara jelas, ukuran font yang lebih kecil dari judul blog post. Dengan browser tertentu, hal ini dapat diatasi menggunakan fasilitas zoom in dan zoom out untuk mengatur ukuran font.

6. Page Titles With Low Search Engine Visibility
Tampilan title tab yang jelas pada tab browser sangat penting saat membuka banyak tab. Ketidakjelasan title tab saat membuka beberapa tab ini terjadi pada situs www.amergraph.com .

Saat membuka tiga tab berbeda dari situs ini, maka tittle yang terlihat adalah bacaan yang sama sehingga bingung, saat kita mencari tab halaman tertentu yang telah dibuka pada tab lain. Pada setiap tab yang ditampilkan adalah bacaan ‘Amergraph Corporation - …’, sehingga user akan sulit jika mencari halaman Product, Home, Warranties atau halaman lainnya, karena yang terlihat hanyalah bacaan ‘Amergraph Corporation - …’ pada setiap tab. Seharusnya,  tittle  pada tab hanya berupa bacaan singkat seperti  ‘Product’ ,  ‘Home’, dan tidak perlu menambahkan nama perusahaan lagi di depannya.
  
7. Anything That Looks Like an Advertisement
Banner atau apapun yang terlihat seperti suatu iklan (yang dianggap merusak pandangan) akan diabaikan oleh user . Hal ini terjadi pada website www.asfansclub.com yang merupakan situs informasi entertainment Asia.  Pada halaman utamanya, banner terlihat bergabung dengan iklan, begitu pula kolom ‘Berita Terpopuler’ yang terpasang pada sisi kanan atas yang lebih terlihat seperti seperti iklan, sehingga cukup terabaikan, padahal kolom ‘Berita Terpopuler’ termasuk kategori hot topic yang akan dicari oleh banyak pembacanya . Halaman Home, About, Contact Us yang  seharusnya terlihat jelas jadi tertutupi karena ukurannya yang terlalu kecil dan dikelilingi oleh beberapa iklan.
  
8. Violating Design Conventions
Website penyedia jasa tiket event-event besar di Indonesia, yaitu www.rajakarcis.com tidak luput dari kesalahan web design. Tampilan  background, kolom serta menu-menu lain di web Rajakarcis bisa di bilang seadanya . Warna serta gambar yang bisa dibilang sederhana sekali bahkan menjadi terlihat tidak menarik. Padahal, web Rajakarcis sendiri merupakan situs e-commerce  penyedia Jasa  Tiket yang cukup besar. 
Saat memasuki halaman RK-Personal, tampilannya berbeda  jauh sekali dengan halaman utama, serasa kita membuka situs lain, karena link dan menu lainnya tidak muncul saat memasuki RK-Personal untuk melakukan pemesanan tiket online.

 9. Opening New Browser Windows
Website ini menawarkan berbagai jenis barang dan merk. Saat membuka www.shopstyle.com .
 Kemudian saya membuka halaman katalog tas, dan ketika saya memilih (klik pada gambar) salah satu tas, maka akan muncul window baru yang menghubungkan ke situs baru, yaitu www.neimanmarcus.com . Hal ini sangat membingungkan user , terutama saat user ingin kembali ke halaman sebelumnya untuk memilih barang lain, yang saat ini user hadapi adalah website baru dengan tombol back yang tidak aktif, sangat merepotkan.


10. Not Answering Users' Questions
Satu lagi kesalahan suatu desain website adalah tidak menjawab pertanyaan user. Seorang user menjelajahi  wesite dengan tujuan menemukan berbagai informasi yang ia cari. User yang sedang menjelajahi  suatu web e-commerce dengan tujuan mencari  harga, spesifikasi produk, atau bahkan  review produk  apabila tidak menemukan salah satu informasi produk yang ia inginkan, akan menimbulkan keraguan  dan apabila sudah terlalu lama melakukan browsing dan tidak kunjung menemukan informasi yang dicari maka akan berujung pada menutup tab yang berisi web tersebut kemudian mencari situs lainnya. Keterangan produk yang tidak lengkap ditemukan pada situs e-commerce www.enterkomputer.com. Saya mencoba untuk mencari produk di halaman optical drive, namun yang saya temukan hanyalah daftar harga dan merek berbagai macam optical drive, tanpa ada keterangan lebih lanjut tentang spesifikasi, gambar atau review produk, tentu saja hal tersebut tidak memuaskan customer, dan hal inilah yang menurut saya menjadi kesalahan dari desain website dengan informasi yang tidak menjawab pertanyaan customer.


No comments:

Post a Comment