Tips Liburan Akhir Tahun ke Pulau Tidung


Berikut Tips Liburan Akhir Tahun ke Pulau Tidung  via kompasiana

1420180581607438058
Mendapatkan kesempatan libur tahun baru 2015 di akhir pekan membuat saya merencanakan berlibur selama 2 hari 1 malam. Pergi ke tempat yang tidak jauh dari pusat ibu kota, yaitu ke Pulau Tidung salah satu pulau tersohor di Kepulauan Seribu yang menawarkan pesona pantai di utara ibu kota. Ini bukan pertama kalinya saya berkunjung ke Kepulauan Seribu, sebelumnya tahun 2013 lalu saya pernah mengunjungi Pulau Pramuka dan terpesona dengan keindahan laut dan pantai di Kepulauan Seribu. Selain itu, Kepulauan seribu merupakan alternatif liburan singkat karena tidak memakan waktu lama serta budget besar untuk bisa menikmati keindahan alam Indonesia di sekitar Jakarta.
Jika tidak mau repot, banyak travel agent yang menawarkan paket liburan private atau open trip dengan harga terjangkau. Dengan hanya menyeluarkan sekitar 300rb-an kita bisa menjelajahi pantai serta keindahan bawah laut. Sangat terjangkau menurut saya untuk akomodasi selama 2 hari 1 malam.
Perjalanan ke Pulau Tidung ditempuh selama 3 jam dengan kapal dari Muara Angke. Untuk mencapai Muara Angke, kita dapat menggunakan Transjakarta, berhenti di Halte Pluit, kemudian melanjutkan perjalanan dengan menggunakan angkot B 01 lalu turun di pom bensin / SPBU Muara Angke.
14201825042075237122
Diusahakan sampai Muara Angke sebelum jam 06.00. Tapi ternyata karena menjelang libur akhir tahun, sebelum memasuki pom bensin sudah ramai dan macet kendaraan yang mengantar orang-orang menuju tempat penyeberangan. Jika sudah seperti ini, kita langsung saja turun di jembatan Muara Angke dan melanjutkan perjalanan dengan bentor (becak bermotor) cukup dengan membayar 5ooo rupiah, kita akan diantar sampai pom bensin.
1420182669144308673
Bentor
Selama diperjalanan menaiki bentor, terasa sekali hawa Muara Angke di musim hujan, genangan air di mana-mana dan yang lebih parah lagi di jalan sekitar pasar ikan banjir, terbayang betapa kotornya air yang hitam keruh. Saya sering berfikir kenapa Muara Angke masih begini-begini saja. Padahal semakin banyak orang-orang yang ingin menyeberang memanfaatkan kapal dari Muara Angke, tetapi akses ke penyeberangan sendiri sangat tidak layak. Wisatawan, para nelayan pengangkut ikan, pedagang hilir mudik melalui akses jalan yang sama sehingga riuh macet tak terhindarkan. Saya berharap pemerintah membenahi akses ke tempat penyeberangan sehingga bisa lebih nyaman melihat tingginya minat wisatawan untuk menyeberang ke Kepulauan Seribu.
1420183409362571890
Kapal ke Pulau Tidung
Cukup membayar 40.000/orang untuk bisa menyeberang ke Pulau Tidung. Tips menaiki kapal, lantai atas kapal merupakan tempat yang lebih nyaman karena lebih banyak udara, tersedia pula toilet di lantai bawah. Jika kita terpaksa mendapat tempat duduk di bawah, jangan lupa menggunakan masker karena udara bercampur dengan bau bahan bakar. Selain itu tidak ada salahnya juga jika kita mengambil pelampung yang sudah disediakan di kapal, untuk berjaga jaga jika terjadi sesuatu, biasanya pelampung banyak di taruh di pojok atau di lantai atas.
1420183456657984547
Suasana di dalam Kapal
Perjalanan di tempuh selama 3 jam, saat gelombang tinggi terutama di musim hujan, cukup membuat mual dan pusing. Jangan lupa untuk membawa obat-obatan serta makanan atau permainan untuk menemani selama perjalalan. Melihat pemandangan di luar juga menjadi alternatif untuk mengusir kebosanan selama perjalanan, kita dapat menemui pulau-pulau kecil Kepulauan Seribu. Selama perjalanan saya miris sekali melihat tindakan beberapa orang yang masih saja membuang sampah sembarangan ke laut. Memang di kapal tidak disediakan tempat sampah, dan itu menjadi kewajiban kita untuk menjaga kebersihan laut, apa susahnya menyimpan sampah dan membuangnya nanti setelah mendarat di pulau.
14201838771271693838
Pemandangan selama di kapal
1420183903243783635
Pemandangan selama di kapal
Mendekati Pulau Tidung, air yang keruh berubah menjadi lebih jernih dan elok dipandang.
1420184104148463209
Sekitar Pulau Tidung
Berwisata saat musim hujan mengharuskan kita melakukan persiapan ekstra, seperti membawa payung, jas hujan, topi, serta gunakan alas kaki yang nyaman seperti sandal jepit. Bawa pula baju lebih, kantung plastik serta hati-hati dengan barang elektronik yang kita bawa jangan sampai basah karena hujan.
14201854552051182224
Meskipun akhir desember identik dengan musim penghujan, kita tetap bisa ber-snorkling. Agar lebih aman, manfaatkan tali tambang yang ada di kapal. Arus yang deras mengharuskan kita tetap memegang tali tersebut agar lebih aman. Memang akan lebih sulit menyelam ke bawah laut saat arus deras dan gerak kita akan lebih terbatas.
1420237739791145891
Dimalam hari, saat pergantian akhir tahun jangan lewatkan kemeriahan kembang api yang di pusatkan di sekitar Jembatan Cinta.
14202379351817626289


No comments:

Post a Comment