Jalan-Jalan Cantik ke Museum Angkut

Camera Tag
Jalan-jalan cantik? ini bukan jalan-jalan ala tante ehh Princess Syahr*ni ko. Tapi jalan-jalan keliling museum angkut menjelang malam hari jadi suasananya lebih cantik.
Yang paling penting lagi, tidak seramai siang hari, jadi bisa lebih puas untuk foto-foto :p

Tiket masuk (Tidak termasuk tiket museum D'Topeng)
Hari biasa (Senin – Kamis) Rp. 60.000,-
Akhir pekan (Jumat-Minggu) / Liburan / Tanggal Merah Rp. 80.000,-


Jam Buka Museum Angkut + Movie Star Studio :
Loket buka : 11.00 WIB
Loket tutup : 19.30 WIB
Jam buka   : 12.00 – 20.00 WIB

Peraturan Pengunjung :
  • Tinggi badan 85 cm keatas dikenakan tiket penuh.
  • Additional charge Kamera Rp. 30.000,-/kamera lumayan mahal juga yah :D       (DSLR, Polaroid, Handycam, Kamera Digital, dsb)
  • Segala bentuk pemotretan untuk kegiatan modelling/photo session/prewedding/rombongan, harap berkoordinasi dengan marketing.
  • Dilarang membawa makanan (kecuali makanan bayi)/minuman, menyalakan api/merokok, membawa senjata tajam dan hewan peliharaan.
Detailnya bisa dibaca di website museum angkut 

Kesempatan ke Museum Angkut ini agak maksa sebenarnya. Saking penasaran pake banget, jadi curi curi waktu. Siang hari setelah ke Air Terjun Coban Pelangi, kami bertiga langsung menyewa kendaraan, dari trip organizer kami, kendaraan jenis jeep seharga Rp. 300ribu untuk mengantar kami ke Museum Angkut, kuliner di alun-alun Kota Batu serta mampir ke Bakso Bakar Pahlawan Trip. 
Kami menginap di homestay desa Gubuk Klakah, sehingga perjalanan cukup jauh pulang pergi menuju ke Malang Kota karena esok dini harinya kami bersiap menuju ke penanjakan bromo hihihi

Check it out!

Perjalanan ke Kota Batu dari desa Gubuk Klakah memakan waktu sekitar 1 jam perjalanan, sampai Kota Malang kita melewati beberapa kampus, seperti Universitas Brawijaya dan Universitas Muhammadiyah Malang, jadi tau deh kampus tetangga. Sesampainya di Kota Batu, sekitar jam 5 sore, mobil padat turun dari Kota Batu, sementara kami baru sampai di Kota Batu, beruntunglah jalanan jadi lengang :)

Entah karena mendung atau memang suasana malang seperti itu, jam 5 sore berasa gelap.
Tiket Booth



Ini dia spot favorit di Museum Angkut, jadi lebih cantik kan di malam hari :)
Apollo View
Pemandangan dari spot Apollo View
Beberapa spot foto juga bisa menggunakan properti yang sudah disediakan

Spot favorit juga nih
Tenang saja, kita tidak akan di buat bingung menelusuri museum angkut ini, ikuti alur jalan saja, kita akan di bawa ke suasana tradisional Indonesia, Amerika, Eropa, bahkan sampai suasana pemandangan dari Apollo hehehe







Di dalam Museum Angkut juga tersedia toko souvenir









Floating Market Museum Angkut
Setelah selesai mengelilingi Museum Angkut, kita akan keluar melewati floating market, isinya jajanan dan souvenir/oleh-oleh. Bisa juga menaiki perahu.





Beruntungnya gerimis datang setelah mengelilingi museum angkut dan floating market.
Keliling malang gak cukup cuma 4 hari, masih belum keliling Jatim Park,dkk waktu lebih banyak dihabiskan di perjalanan kereta matarmaja heuheu. 
Tapi jadi punya alasan supaya bisa mengunjungi Malang lagi :p

No comments:

Post a Comment