Wisata Kuliner Lombok

salah satu hidangan buffet dinner di Sheraton Senggigi

Hiiiii~ I'm back!
Akhirnya bisa nulis tentang kulineran lagi. Kali ini mau sharing tentang kuliner di Lombok. Hmmm tepatnya lebih banyak di sekitar Senggigi dan sedikit di Mataram :)
Pengalaman kulineran ini tahun 2013 & 2014 lalu, jadi kalau ada harga-harga yang kurang terpampang nyata dengan keadaan sekarang, harap maklum, bbm & dollar semakin meroket yah saudaraaku setanah air :")

1. Matahari Cafe Jl. Raya Senggigi, Senggigi, Lombok  
Restoran ini sangat mudah ditemukan, mulai buka pukul 10.00-22.00. Menyajikan makanan Indonesia, Thailand, Meksiko, dan Italia. Senenarnya di sepanjang Jl. Raya Senggigi banyak ditemukan restoran yang menyajikan menu internasional karena menyesuaikan dengan banyaknya kunjungan turis dari mancanegara. 
Menurut saya Matahari Cafe ini salah satu restoran yang yang tergolong murah yang menyediakan wifi gratis serta pelayanan yang ramah. Sambil menunggu hidangan utama disajikan, restoran ini memberikan irisan buah (seperti pepaya, semangka, dan pisang) gratis untuk pengunjungnya. Atmosfir dimalam hari terasa begitu romantis dengan tata ruangan yang minimalis. Makanan utama dimulai dari harga Rp. 30.000.

                                 "Gw dan temen-temen malah pesen masakan Thailand & Meksiko :') "





2. Yessy Cafe
Masih berlokasi di Jl. Raya Senggigi dan dengan konsep makanan Indonesia dan western. Saya merekomendasikan kafe ini. Pengunjung Yessy Cafe jika dilihat memang lebih banyak turis mancanegaranya. Namun jangan salah, pemiliknya adalah H. Sumardi yang senantiasa ramah kepada para pengunjung lengkap dengan penampilan ala Pak Haji. Pelayan kerap kali mempromosikan “jika makanan tidak enak maka tidak usah bayar”. Dengan suasana sederhana dan lebih kekeluargaan, kami pun tidak menolak ketika ditawari sepiring pisang goreng gratis. Saya memesan nasi goreng spesial dengan harga Rp. 40.000. Reasonable price dengan rasa, penampilan serta pelayanan dan lokasinya hehehe (rate 3 dari 5). Oia ada pajak 10% nya ya di Yessi cafe ini. Di depan Yessi Cafe ini juga lumayan banyak pedagang souvenir.




3. Ayam Taliwang dan Plecing Kangkung
Makanan yang wajib dicoba ketika menginjakkan kaki di Lombok. Mayoritas restoran di Lombok menyediakan menu khas Lombok ini. Ayam taliwang merupakan ayam kampung muda yang dibakar dan dibumbui sambal khas Taliwang. Biasanya, ayam taliwang lengkap disajikan dengan plecing kangkung, yaitu kangkung rebus yang dibumbui sambal tomat pedas. Kangkung khas Lombok ini berbeda dengan kangkung yang biasa ditemui di Jakarta. Secara fisik, ukuran batang dan daunnya lebih besar dan jika direbus rasanya lebih renyah dan lembut. Harga ayam taliwang dan plecing kangkung mulai Rp. 30.000 di restoran sekitar senggigi.
Nama cafenya lupa, pokoknya di depan pijat Orchid 
Porsinya lumayan besar
4.Sate Bulayak sepanjang Pantai senggigi
Jika anda sedang berwisata menikmati suasana di Pantai Senggigi, jangan lupa untuk mencoba sate bulayak, yaitu sate daging sapi dengan bumbu kacang khas yang dinikmati bersama bulayak (lontong yang dibungkus dengan daun aren). Selain menggunakan daging sapi, beberapa pedagang memberikan pilihan sate daging ayam dan jeroan. Dengan harga Rp. 15.000 sudah bisa menikmati lezatnya sate bulayak dan indahnya pemandangan di Pantai Senggigi. 

Sangat cocok buat bersantai ria di pantai

5. Warung Menega Seafood
Fresh grilled seafood yang berlokasi di Jl. Raya Senggigi No.6 Batulayar merupakan cabang dari Warung Menega di Jimbaran, Bali. Restoran seafood memang sering kali dirasa overprice. Untuk menyiasatinya kita bisa memilih set special menu. Dengan budget mulai Rp 95.000/orang sudah mendapatkan udang, ikan, kerang, calamari, plecing kangkung, lengkap dengan minuman, nasi serta potongan buah untuk dessert. Untuk bisa menikmati suasana romantis pantai, disarankan datang kesini saat jam makan malam.
Yang lucu ketika baru sampai disini, ada yang nyeletuk: "Hah, kok kayak di Pantura sih!" gw cuma bisa ketawa, lah wong Pantura (baca Indramayu) kampung halaman gw. Padahal dalam hati: "Bener juga yah! hahaha!"


Pas malam hari suasananya totally berubah :D sweeeeeet
6. Rembulan Restaurant Seafood
Masil berlokasi di sekitar Jl. Raya Senggigi No.6 Batulayar, restoran ini bisa menjadi alternatif untuk menikmati fresh grilled seafood. Dengan harga yang tidak jauh berbeda dengan restoran seafood lain di Senggigi, Rembulan Restoran juga menyediakan olahan seafood yang berbeda, seperti sop ikan rajang seharga Rp 55.000/porsi, aneka tumis Rp 20.000/porsi, serta capcay seafood Rp 35.000/porsi.
Pemandangan di luar restaurant

7. Kuliner Lesehan di Jl. Udayana Mataram
Taman yang disulap menjadi tempat makan lesehan ini cukup luas serta pedagang kaki lima yang tertata rapih. Kita akan banyak menemukan penjual sate bulayak dengan pilihan daging sapi, daging ayam, usus atau hati yang di jual mulai Rp. 10.000/porsi. Jika tidak ingin makan berat, kacang rebus dan jagung bakar bisa menjadi alternatif pilihan sambil menikmati suasana khas di Mataram. 


8. Jagung Bakar sepanjang jalan Jajanan Raya Senggigi
Saat sore hari, sepanjang jalan raya Senggigi, terutama di spot jalan yang langsung berbatasan dengan tebing, banyak yang menjajakan jagung bakar. Cukup dengan mengeluarkan Rp. 5000 rupiah saja, kita bisa menyantap lezatnya jagung bakar, memandang laut dari pinggiran tebing sambil menikmati matahari terbenam.

9. Buffet Dinner di Sheraton Senggigi
Bagi anda yang sedang berbulan madu atau anda yang ingin menikmati suasana romantis pantai disertai alunan musik tradisional khas Bali – Lombok, boleh dicoba buffet dinner outdoor di Sheraton Hotel ini. Perlu diketahui, anda tidak harus menginap di Sheraton untuk bisa menikmati dinner ini, cukup datang dan membayar uang sebesar Rp. 250.000/orang. Memang overprice, tapi tidak ada salahnya jika anda sesekali mencoba dinner dengan hidangan dan suasana istimewa bersama orang-orang tersayang. Buffet dinner di Sheraton tidak setiap malam ada, dan memiliki tema yang berbeda-beda. Sebenarnya saya tidak sengaja mengetahui bahwa buffet dinner di Sheraton seasyik ini, dan pada saat itu temanya adalah traditional khas Indonesia, untuk dinner malam berikutnya bertema internasional “Touch of Colors”. Saran saya sebaiknya melakukan reservasi terlebih dahulu, tapi jika datang langsung juga bisa. 





10. Warung Ijo
Masih berlokasi di Jl. Raya Senggigi, saya sangat merekomendasikan Warung Ijo ini. Seperti namanya, Warung Ijo mudah ditemukan karena bangunannya yang berwarna hijau. Warung ini menyediakan beragam masakan Indonesia seperti warung makan kebanyakan. Dengan harga yang sangat terjangkau, warung ini memiliki konsep buffet, tersedia pula tempat duduk lesehan. Kita tinggal memilih sendiri lauk yang sudah di sediakan, untuk nasi dan dua jenis lauk pauk (ayam dan tumis sayuran) kita cukup membayar Rp 12.000. Jika ditambah minuman, kita cukup menyiapkan uang kurang dari Rp 20.000.

Pantai Senggigi
FYI, transportasi umum disana tidak sebanyak di Jakarta, paling murah sewa motor bisa keliling seharian, naik cidomo (delman) kekurangannya lumayan mahal, dan jarak terbatas. Paling enak naik taxi, karena disana sesuai argo (maksudnya ga ada minimum payment), jadi kalau deket juga bisa bisa aja, sekalipun di argo terpampang Rp 11.000, baik banget deh taxinya :) Pengalaman gw sih gitu hehe

Setelah mencoba coba berbagai macam masakan diatas, belum menemukan sesuatu yang bikin nagih gimana gitu. Mungkin salah satunya karena kondisi disana, terutama di Senggigi lebih banyak turis mancanegara, jadi cafe-cafe disana juga menyesuaikan menu dengan selera para bule hehehe. Yang jelas suasana disana yang bikin ngangening (=

No comments:

Post a Comment