Inilah Liburan Berkualitas Ala Kampung Inggris!


Apa yang pertama kali ada dibenak kalian ketika mendengar kata “English Village?”
Kampung yang penduduknya bule? Atau kampung yang penduduknya menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa sehari-hari? Hmm ga gitu juga sih hehehe
English Village atau yang biasa disebut Kampung Inggris terletak di Kecamatan Pare, Kediri, Jawa timur, dan moyoritas penduduk disini lokal Indonesia yang menggunakan bahasa Jawa sebagai bahasa sehari-hari. Di Kampung Inggris terdapat lebih dari 100 lembaga kursus bahasa dengan berbagai macam program. Singgah di Kampung Inggris ga cukup 1 minggu, minimal 2 minggu bahkan sampai ada yang singgah berbulan-bulan. Kalian mahasiswa yang sedang libur panjang semesteran, adik-adik yang sedang menanti ujian masuk perguruan tinggi, atau para karyawan yang dituntut harus lancar berbahasa Inggris cobalah datang kesini. Berikut hal-hal seru yang bisa kalian dapat kalau berkunjung ke Kampung Inggris.
1.      Kalian Akan PD Ngomong Pake Bahasa Inggris
Kalian pernah belajar bahasa Inggris bertahun-tahun, tapi bahasa Inggris kalian “Just so so” alias  biasa-biasa aja? Di Kampung Inggris kalian bisa intensif belajar “Speaking” dengan membiasakan practice, practice dan practice setiap hari. Selain speaking, ada juga program lain seperti, vocabulary, pronunciation, grammer, public speaking, interview dan masih banyak lagi. Buat pemula? Jangan takut, di sini banyak program untuk pemula. Buat kalian yang ingin melanjutkan pendidikan ke luar negeri, kalian bisa intensif untuk persiapan tes TOEFL, IELTS atau TOEIC. Percayalah kalian bakal semakin percaya diri ngomong pake bahasa Inggris sepulang dari Pare.
2.      Pengen Belajar Bahasa Selain Bahasa Inggris? Bisa ko.
Biar namanya Kampung Inggris, ada juga lembaga bahasa selain bahasa Inggris, seperti bahasa Mandarin, Jepang, Korea, Jerman dan Arab. Disinilah tempat yang cocok untuk memperkaya kemampuan bahasa.
3.      Kita Akan Mendapat Banyak Teman
Ada 2 jenis tempat tinggal di Kampung Inggris, kost atau camp english area. Biasanya 1 kamar kost disediakan untuk 2-4 orang, jarang sekali kost 1 kamar untuk 1 orang. Satu kamar di camp normalnya untuk 4 orang, kalau lagi musim liburan, satu kamar bisa lebih dari itu. Camp english area adalah tempat ideal untuk practice bahasa Inggris karena kita wajib ngomong pake bahasa Inggris 24 jam. Dengan begitu kita akan mendapat banyak teman dari seluruh Indonesia bahkan ada juga dari negara tetangga.
4.      Biaya Hidup yang Sangat Terjangkau
Biaya kebutuhan sehari hari seperti makan, transportasi, laundry, dan sewa tempat tinggal sangat terjangkau. Dengan 20 ribu kita sudah bisa makan 3 kali sehari. Transportasi utama di lingkungan Kampung Inggris adalah sepeda, ada juga becak dan jasa ojek. Banyak sekali tempat sewa sepeda, rata-rata dengan harga sewa 80 ribu per bulan. Biaya laundry paling murah 3500 per kilo. Untuk biaya kost, biasanya kamar dengan kapasitas 4 orang bisa disewa dengan harga 175-200 ribu per orang untuk satu bulan. Terjangkau bukan?
5.      Buat Kalian yang Senang Traveling

Kampung Inggris bisa dijangkau menggunakan bis, kereta api dengan penjemputan di Stasiun Kediri atau Stasiun Jombang, atau menggunakan pesawat tujuan Bandara Juanda Surabaya. Yang wajib dikunjungi di Kediri adalah Monumen Simpang Lima Gumul yang merupakan ikon Kabupaten Kediri, bangunannya seperti Arc de Triomphe di Paris. Kalian traveler yang singgah di Kampung Inggris ga cuma bisa keliling kediri ko, disini banyak travel agent yang menawarkan paket wisata ke Batu, Malang, Bromo, Gunung Kelud, Bali dan tujuan wisata lainnya. Jadi, kalau kalian butuh refreshing, kita bisa berwisata ke Kediri dan sekitarnya.
6.      Buat Kalian yang Sedang Berharap Bertemu Sang Jodoh
Rutinitas setiap hari berinteraksi dengan orang yang sama, tau-tau cocok kan bisa jadi jodoh hehehe. Ga ada salahnya ko, namanya juga usaha, kali aja ketemu di tempat kursus, tempat makan, atau di jalan.  
7.      Hal-hal Unik di Kampung Inggris
Paggilan seperti Miss, Mister, atau Brother sudah tidak asing lagi disana, penduduk lokal pun sering menggunakan sebutan tersebut. Kalian akan menemukan istilah seperti “Just so so” yang artinya menganggap sesuatu masih tergolong biasa-biasa aja, atau tempat tempat makan berbahasa Inggris, penjual jus berbahasa Inggris, bahkan bapak penjual jagung pun menjajakan dagangannya dengan bahasa Inggris “Hot corn! hot corn!”. Dalam keseharian kita akan selalu berinteraksi dengan penduduk lokal, sebagi pendatang tetaplah menjaga norma dan kearifan penduduk lokal.


No comments:

Post a Comment